LGOSUPER – AS Naikkan Biaya Masuk Taman Nasional Bagi Turis Asing, Proyeksikan Pendapatan Sembilan Puluh Juta Dolar untuk Konservasi dan Infrastruktur: Anda Perlu Tahu
AS Naikkan Biaya Masuk Taman Nasional Bagi Turis Asing, Proyeksikan Pendapatan Sembilan Puluh Juta Dolar untuk Konservasi dan Infrastruktur: Anda Perlu Tahu
Sabtu, Juli 5, 2025

Perintah eksekutif yang ditandatangani pada hari Kamis bertujuan untuk menaikkan biaya masuk yang dikenakan kepada pengunjung asing di taman nasional AS. Langkah ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk menghasilkan pendapatan tambahan bagi National Park Service (NPS), yang akan membantu mendanai pemeliharaan dan peningkatan fasilitas taman. Perintah tersebut menginstruksikan Menteri Dalam Negeri untuk membuat rencana guna menaikkan biaya masuk bagi penduduk non-AS di taman nasional yang sudah mengenakan biaya masuk.
Meskipun rincian pasti biaya tambahan untuk pengunjung asing belum ditetapkan, anggaran tahun fiskal 2026 yang diusulkan Departemen Dalam Negeri memperkirakan bahwa pendapatan tambahan dapat melebihi $90 juta per tahun. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pemeliharaan infrastruktur taman, proyek konservasi, dan pengalaman pengunjung secara keseluruhan, guna memastikan bahwa taman nasional tetap dapat diakses dan dirawat dengan baik untuk generasi penduduk dan wisatawan AS di masa mendatang.
iklan
Variabilitas Biaya dan Pilihan Tiket Masuk di Taman Nasional AS
Taman nasional di seluruh Amerika Serikat beroperasi dengan struktur biaya yang bervariasi. Beberapa taman tidak mengenakan biaya masuk, sementara yang lain mengharuskan pembayaran, dengan biaya yang berbeda berdasarkan taman dan jenis tiket masuk yang dipilih. Pengunjung biasanya memiliki pilihan untuk membeli tiket masuk harian atau mingguan, atau tiket masuk tahunan yang menyediakan akses ke sekelompok taman di wilayah tertentu. Selain itu, National Park Service menawarkan tiket masuk "America the Beautiful", yang harganya $80 dan memberikan akses ke semua taman nasional di AS. Biaya tambahan baru ini hanya akan berlaku untuk pengunjung asing dan tidak akan memengaruhi penduduk AS.
Taman-taman populer seperti Yellowstone, Yosemite, dan Grand Canyon saat ini mengenakan biaya masuk sebesar $20 per orang atau $35 per kendaraan. Dengan adanya perintah eksekutif baru tersebut, pengunjung internasional ke taman-taman ini dapat membayar biaya yang lebih tinggi, meskipun biaya tambahan yang pasti belum ditentukan. Namun, berdasarkan proyeksi peningkatan pendapatan sebesar $90 juta, peningkatan tersebut diperkirakan akan cukup besar.
Potensi Dampak terhadap Perjalanan Internasional
Meskipun kenaikan biaya yang diusulkan dirancang untuk menghasilkan pendapatan yang sangat dibutuhkan bagi taman nasional, beberapa pakar pariwisata telah menyuarakan kekhawatiran tentang dampak yang dapat ditimbulkannya terhadap pengunjung internasional. AS telah lama menjadi salah satu tujuan utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman luar ruangan, dan taman nasional merupakan salah satu objek wisata yang paling banyak dikunjungi di negara tersebut. Seiring dengan terus berkembangnya pariwisata global, taman nasional mungkin perlu menawarkan harga yang kompetitif dan biaya masuk yang terjangkau agar tetap menarik bagi wisatawan internasional.
Kenaikan biaya tersebut merupakan bagian dari inisiatif yang lebih besar untuk mengurangi pengeluaran pemerintah, termasuk pemotongan anggaran yang signifikan dan pengurangan tenaga kerja di seluruh lembaga federal. Awal tahun ini, National Park Service memberhentikan sekitar 1,000 karyawan dalam upaya untuk merampingkan operasi dan mengurangi biaya. Menurut National Parks Conservation Association (NPCA), Park Service telah kehilangan 24% staf tetapnya sejak pemerintahan saat ini dimulai pada tahun 2017, yang semakin menambah beban sumber daya lembaga tersebut.
Pembalikan Upaya Keberagaman dan Inklusi
Selain menaikkan biaya, perintah eksekutif tersebut juga mencabut inisiatif keberagaman dan inklusi yang diperkenalkan pada bulan-bulan terakhir pemerintahan sebelumnya. Memorandum ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas taman nasional bagi kelompok demografi yang lebih luas dengan mendorong kunjungan yang lebih beragam. Pencabutan kebijakan ini merupakan pergeseran dari upaya federal untuk mendorong inklusivitas di ruang publik, khususnya taman nasional.
Keputusan ini telah memicu kritik dari kelompok advokasi yang berpendapat bahwa taman nasional harus tetap ramah bagi komunitas yang kurang terwakili. Mereka percaya bahwa mencabut nota keberagaman akan merusak upaya untuk membuat taman-taman ini lebih mudah diakses dan inklusif bagi beragam pengunjung. Perubahan kebijakan ini menggarisbawahi perdebatan yang lebih luas tentang peran program keberagaman federal di ruang publik dan pentingnya memastikan akses yang adil terhadap warisan budaya dan alam bangsa.
Tekanan Finansial dan Pemotongan Anggaran pada Dinas Taman Nasional
Perintah eksekutif tersebut juga disertai dengan usulan pemotongan anggaran untuk Dinas Taman Nasional. Dalam usulan anggaran tahun fiskal 2026, pemerintah telah merekomendasikan pengurangan lebih dari $1 miliar dalam pendanaan NPS, yang menandai pemotongan anggaran terbesar untuk lembaga tersebut dalam sejarahnya. Pemotongan ini, dikombinasikan dengan pengurangan staf, diperkirakan akan memberikan tekanan tambahan pada kemampuan Dinas Taman untuk memelihara tamannya dan menyediakan pengalaman pengunjung yang berkualitas tinggi.
Taman nasional merupakan bagian penting dari budaya dan sejarah Amerika, yang menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya. Akan tetapi, pengurangan anggaran dan pemotongan staf ini dapat melemahkan kemampuan lembaga tersebut untuk memenuhi misinya melindungi dan melestarikan situs-situs tersebut. Banyak pendukung taman nasional menyerukan investasi yang lebih besar pada Dinas Taman Nasional untuk memastikan bahwa harta nasional ini tetap terawat dengan baik dan dapat diakses oleh masyarakat.
Konteks Politik dan Masa Depan Taman Nasional AS
Penandatanganan perintah eksekutif ini, bersama dengan pemotongan anggaran, mencerminkan komitmen pemerintah saat ini untuk mengurangi pengeluaran pemerintah dan mengecilkan ukuran lembaga federal. Sementara para pendukung berpendapat bahwa langkah-langkah ini akan memperlancar operasi dan mengurangi pemborosan, para kritikus memperingatkan bahwa hal itu dapat berdampak serius pada masa depan sistem taman nasional AS. Kenaikan biaya yang diusulkan untuk pengunjung asing dapat memiliki efek jangka panjang yang signifikan pada pariwisata internasional, terutama karena taman nasional bersaing untuk menarik pengunjung global yang mungkin mencari tujuan wisata yang lebih terjangkau.
Peningkatan biaya tersebut dianggap perlu untuk membantu mengatasi tantangan keuangan yang dihadapi oleh National Park Service. Namun, para penentang berpendapat bahwa biaya tambahan tersebut dapat menghalangi pengunjung asing dan merugikan pariwisata AS pada saat industri tersebut masih dalam tahap pemulihan dari dampak pandemi COVID-19. Pada saat yang sama, pemotongan anggaran dan pengurangan staf dapat membahayakan kualitas layanan yang ditawarkan di taman-taman tersebut, sehingga semakin mempersulit NPS untuk menjaga integritas situsnya.
iklan
«Menikmati postingan ini? Jangan lewatkan postingan selanjutnya dari mengikuti kami»